HIDROSFER

Lapisan Air yang Ada di Permukaan Bumi.

ATMOSFER

Lapisan yang Melingkupi Sebuah Planet dari Permukaan Planet Tersebut Sampai Jauh di Luar Angkasa.

ANTROPOSFER

Manusia Merupakan Tema Sentral Diantara Sfera-sfera.

LITOSFER

Bagian Terluar dari Planet Berbatu.

BIOSFER

Sistem Ekologis Global yang Menyatukan Seluruh Makhluk Hidup dan Hubungan antar Mereka.

Sunday, 22 September 2013

KAMUS GEOLOGI

KAMUS GEOLOGI
A horizon. Lapisan tubuh tanah yang berada dibawah horizon O atau teratas. Umumnya berwarna gelap dan daerah dimana terakumulasi material organik
Aa. Lava umumnya berkomposisi basaltik, permukaannya kasar penuh dengan pecahan-pecahannya.
Abyssal plain.Suatu daerah datar yang luas pada lantai samudra dalam, 3 sampai 6 km, berlereng sangt landai, 1m/km
Abu volkanik. Tefra yang partikelnya rata-rata berukuran dibawah 2 mm.
Aglomerat. Batuan piroklastik teridiri dari tefra berukuran bomb. Atau tefra dengan partikel rata-rata berukuran lebih besar dari 64 mm.
Air tanah. Air dibawah permukaan bumi. Umumnya terdapat dalam ruang pori-pori batuan dan regolit.
Akrasi. Proses dimana tubuh-tubuh padat (solid body) bersatu membentuk planet atau benua.
Akresi benua. Continental accretion. Teori yang menyatakan bahwa benua telah berkembang dari berasatunya sedimen terdeformasi sepanjang tepinya.
Alluvial fan. Tumpukan endapan alluvium yang khususnya terbentuk pada aliran yang bermuara di lereng lembah yang curam.
Alluvium. Endapan sedimen oleh aliran arus didarat (non marin).
Amfibolit. Batuan metamorf derajat intermedier, umumnya berbutir kasar dan mengandung banyak amfibol.
Amigdaloid. Pengisian lubang-lubang gas (visicle) oleh mineral sekunder
seperti kwarsa atau kalsit yang diendapkan air tanah.
Amorf. Istilah untuk material padat yang susunan atomnya tidak mempunyai struktur dalam, tidak membentuk kristal.
Andesit. Batuan beku berbutir halus berkompoisi diorit.
Andesitc magma. Salah satu dari 3 jenis magma dengan kandungan SiO2 sekitar 60% berat.
Andesite line. Garis pada peta ‘melingkari’ cekungan samudra Pasifik dan dalam wilayah lingkaran tidak dijumpai andesit.
Angle of repose. (Sudut kestabilan lereng) Sudut terbesar diukur dari horizontal dimana batuan tetap stabil.
Angular Unconformity. Salah satu tipe ketidak selarasan yang dicirikan oleh hubungan batuan yang tua dan yang lebih muda membentuk sudut.
Anortosit. Batuan beku berbutir kasar terdiri terutama dari plagioklas.
Anteseden,sungai. Sungai yang mempertahankan arah alirannya pada kerak yang terangkat akibat lipatan atau sesar.
Antiklin. Suatu lipatan keatas yang berbentuk busur (arc).
Antrasit. Batuan metamorf yang terdiri dari arang (coal) akibat dari panas dan tekanan.
Aquiclude. Lapisan batuan permeabel atau kurang yang berhubungan dengan aquiver
Aquiver. Lapisan batuan atau regolit yang jenuh air dan di dalamnya air tanah mengalir.
Arkose. Batu pasir yang komponen utamanya mineral felspar.
Artesian aquiver. Suatu aquiver dimana airnya dibawah tekanan hidrolik.
Artesis sumur. Sumur yang airnya naik diatas aquiver.
Arus koveksi. Suatu sistem tertutup dimana material ditransport akibat konveksi panas. Karakteristik dalam atmosfir dan air, yang dipercaya terjadi juga didalam bumi. Dalam teori tektonik lempeng, arus konveksi dalam
mantellah yang menyebabkan lempeng bergerak.
gravitasi terdiri dari campuran encer sedimen dan air yang mempunyai densitas lebih besar dibandingkan air disekelilingnya.
Asam karbonat. Asam lemah terjadi karena larutnya sedikit karbon dioksida dalam air hujan atau air tanah.
Astenosfir. Daerah dalam mantel dimana batuan bersifat ducktile, lemah dan mudah terdeformasi. Berada pada kedalaman 100 -300 km dibawah permukaan bumi.
Asteroids. Suatu benda angkasa yang betuknya tidak beraturan diangkasa, yang mengorbit antara orbit mars dan jupiter.
Atmosfir. Campuran gas-gas terutama nitrogen, oksigen, karbon dioksida dan uap air yang menyelimuti bumi.
Atol. Terumbu koral yang umumnya
melingkar dan melingkari lagoon yang dangkal.
B horizon. Horizon tubuh tanah, umumnya dibawah horizon A, biasanya kecoklatan atau kemerahan dan jamak bila diperkaya akan lempung dan oksida besi.
Back arc basin.Cekungan berbentuk busur yang terjadi akibat penipisan kerak dibelakang busur magmatik.
Back shore.Daerah memanjang kearah daratan dari berm sampai titik terjauh yang dapat dicapai gelombang.
Back wash. Kembalinya air laut kearah laut mengerosi pantai akibat sapuan gelombang.
Bajada. Dataran alluvial yang luas terdiri dari bersatunya beberapa fan yang berdekatan.
Bar. Akumulasi alluvium yang terjadi pada alur dimana kecepatan arus menurun dan terjadi pengendapan.
Barcahn dunes. Bukit pasir berbentuk bulan sabit, dimana arah runcingnya searah angin.
Barrier reef. Terumbu yang dipisahkan dari darat oleh lagoon.
Basalt. Batuan beku berbutir halus dengan komposisi gabro.
Basaltic magma. Salah satu magma yang terdiri dari 50% berat SiO2.
Base level.Batas dimana dibawahnya arus tidak dapat mengerosi.
Batas benua. Zona transisi dari massa benua ke cekungan samudra terdekat. Umumnya termasuk paparan benua, continental slope dan continental rise.
Batas lempeng differgen. Rekahan pada litosfir dimana dua lempeng bergerak saling menjauh. Disebut pula pusat pemekaran dimana terbentuk kerak baru oleh aktivitas magma.
Batas lempeng konvergen. Zona pertemuan kedua ujung lempeng yang bergerak saling mendekat.
Batolit. Jenis batuan beku dalam (pluton) yang terbesar. Tubuh batuan beku yang sangat besar bentuknya tidak beraturan dan memotong batuan yang diterobosnya.
Batuan intrusif. Batuan beku yang saat masih cair menerobos kedalam atau diantara batuan lain dan kemudian membeku.
Bauksit. Laterit aluminous yang ter-bentuk oleh pelapukan di daerah tropis, merupakan bijih logam alu-minium.
Bed. Satuan terkecil lapisan sedimen atau batuan sedimen, setebal sekitar 1 cm
Bed load. Material yang ditransport aliran arus sepanjang dasar saluran atau sungai dengan berputar (rolling) atau menggeser.
Bed rock. Batuan padat yang menerus dan mendasari rgolit dimana-mana dan setempat-setempat muncul di permukaan.
Benioff zone. Zona pusat gempa bumi-dalam yang miring menjauhi palung laut dalam dan menyusup dibawah benua atau busur kepulauan.
Benua. Massa daratan (land mass) yang besar, 20 - 60 km tebalnya, terutama terdiri dari batuan granit. Benua, naik tajam diatas lantai samudra dalam. Dan termasuk daerah batas yang berada dibawah permukaan laut.
Berm. Bagian dari pantai bedshore yang hampir horizontal dan yang dibentuk oleh gelombang badai. Tidak semua pantai mempunyai berm.
Bidang perlapisan. Bidang yang memisahkan lapisan-lapisan batuan sedimen.
Biotit. ‘Mika hitam’. Merupakan pembentuk batuan yang penting dari silikat fero-magnesian dengan tetrahedra silikon-oksigen dalam bentuk berlembar.
Bituminous coal. Batu bara derajat tinggi.
Block faulting.Tipe pensesaran (normal) dimana segmen-segmen kerak belah dan bergeser dalam berbagai elevasi dan orientasi.
Blue schist. Batuan metamorf berbutir halus dan schistose, yang terbentuk dibawah kondisi tekanan tinggi dn suhu rendah mengandung amfibole berwarna biru.
Body waves. Gelombang gempa yang menjalar menjauhi pusat gempa dan menembus bumi.
Bomb. Material tefra yang berukuran rata-rata lebih besar dari 64 mm.
Bowen’s reaction series. Diskripsi skematis urutan kristalisasi mineral saat magma mendingin.
Breksi. Istilah umum untuk batuan sedimen terdiri dari fragmen bersudut dalam matriks dari partikel yang lebih kecil.
Burial metamofism. Metamorfisme yang disebabkan terutama oleh penimbunan terhadap sedimen atau batuan piroklastik.
C horizon. Horizon tubuh tanah paling dalam, dibawah horizon B atau A. Sering berwarna coklat kekuningan dan mengandung pelapukan batuan atau sedimen.
Calcareous ooze. Sedimen pelagik laut-dalam terdiri terutama dari cangkang gampingan.
Caldera. Cekungan atau depresi melingkar dan sangat besar, beberapa kilometer garis tengahnya, berhubungan dengan kawah (vent) gunung api. Diperkirakan akibat subsidence aatau runtuh (collaps) dan berkaitan atau tidak dengan erupsi gunung api.
Caliche. Lapisan kalsium karbonat putih, padat dan kedap dalam profil tanah.
Cavern. Gua yang luas, atau sistem persambungan gua-gua sehingga menjadi ruang yang luas.
Chalk. Kulit karbonat dari mikro organime terapung yang terkompaksi.
Chert. Batuan sedimen terdiri dari butiran-butiran silika kriptokristalin.
Cinder cone. Bukit berbentuk kerucut, terdiri dari fragmen volkanik urai.
Cinder. Fragmentefra yang besarnya antara 0.5 - 2,5 mm.
Cirque. Depresi berbentuk amfiteater pada hulu lembah glasial yang terbentuk oleh erosi gletsyer.
Clastic. Partikel dalam sedimen klastik, seperti lumpur, pasir, kerikil, yang terbentuk oleh penghancuran batuan secara mekanik.
Cleavage. Kecenderungan mineral untuk belah menurut arah tertentu sepanjang bidang yang halus permukaannya.
Coal. Batuan sedimen atau metamorf yang dapat terbakar, terdiri terutama dari dekomposisi bahan tumbuhan dan mengandung lebih dari 50 % bahan organik.
Coalification. Tahapan bahan tumbuhan dikonversi pertama menjadi peat, kemudian lignit, subbituminous coal dan bituminous coal.
Coble. Fragmen batuan berukuran antara 64 - 256 mm (kerakal), lebih besar dari peble (kerikil) dan lebih kecil dari boulder (bongkah).
Collision zone. Batas lempeng konvergen dimana dua lempeng bertabrakan (collide).
Colluvium. Endapan urai, inkoherent diatas atau pada lereng dan bergerak umumnya sebagai rayapan.
Composite volcano. Kerucut gunung api yang besar dibangun oleh perselingan lapisan-lapisan abu volkanik dan aliran lava. Sinonim dengan strato volcano.
Continental drift. Teori yang menyatakan bahwa benua-benua telah bergeser antara satu dengan lainnya.
Continental rise. Permukaan landai terletak pada dasar continental slope.
Continental slope. Lereng yang menjulur dari paparan benua sampai ke laut dalam.
Cross bedding. Lapisan terjungkit (inclined) terhadap permukaan awalnya, horizontal, diatasnya terakumulasi sedimen.
Cryptocristallintexture. Tekstur batuan yang terdiri dari kristal yang terlalu kecil untuk diidentifikasi dengan mikroskop biasa.
Dasit. Batuan beku berbutir halus berkomposisi granodiorit.
Daughter isotope. Isotop yang dihasilkan peluruhan radio aktif dari parent isotopnya. Jumlahnya bertambah sesuai dengan waktu.
Debris fall. Regolit yang jatuh bebas dari tebing atau lereng yang curam.
Debris flow. Aliran massa regolit urai (batuan, tanah, dan lumpur), lebih dari setengahnya berukuran lebih besar dari pasir.
Debris slide. Salah satu tipe gerak tanah dimana fragmen batuan dan tanah dalam keadaan kering meluncur kebawah dengan lambat sampai cepat. Tidak ada rotasi kebelakang, tetapi meluncur dan berputar kedepan
Deformasi elastis. Deformasi temporer suatu bahan. Setelahnya material kembali kebentuk dan ukuran asal.
Dekomposisi. Pelapukan oleh proses kimia, sinonim dengan pelapukan kimia.
Deluvium. Endapan aluvial zaman Pleitosen (jarang dipergunakan lagi).
Denudasi. Kombinasi berbagai proses yang merusak dan mengikis daratan, termasuk pelapukan, gerak tanah, aktivitas arus dan air tanah.
Detachment surface. Permukaan dimana sesar anjakan yang berskala besar bergerak.
Detritus. Istilah umum untuk frgamen batuan urai yang dihasilkan oleh pelapukan mekanik.
Diagenesis. Perubahan fisika, kimia dan biologi yang menyebabkan sedimen setelah diendapkan dan selama dan sesudah transformasi menjadi batuan sedimen.
Diastrofisme. Deformasi skala besar, termasuk pembentukan pegunungan dan metamorfisme.
Differensiasi magma. Istilah umum untuk berbagai proses dimana kristal atau cairan yang terbentuk awal terpisah dan dipindahkan dari magma dan membentuk batuan yang komposisinya berbeda dengan yang terbentuk dari magma asli. Mineral-mineral Fe-Mg mengkristal lebih awal dan dipisahkan oleh gravitasi, sehingga magma asal kaya akan silika, natrium dan kalium.
Dike. Terobosan batuan beku, tabular, dan sisinya sejajar. Intrusi memotong lapisan batuan yang ditrobosnya.
Diorit. Batuan beku berbutir kasar (faneritik), mineral utamanya plagioklas dan mineral Fe-Mg. Kwarsa sedikit sekali atau tidak ada.
Dip. Sudut terbesar antara bidang horizontal dan bidang miring.
Disconformity. Salah satu bentuk ketidak selarasan dimana lapisan-lapisan diatas dan dibawahnya sejajar.
Disintegrasi. Pelapukan oleh proses mekanik. Sinonim dengan pelapukan mekanik atau fisik.
Dolomit. Mineral berkomposisi CaMg(CO3)2. Juga nama batuan sedimen yang mineral utamanya dolomit.
Ducktile deformation. Deformasi pada material padat yang mengalami kompresi sekitar batas elastisitasnya, tetapi sebelum patah, dan tidak kembali kekondisi awal.
E horizon. Horison pada tanah yang kadan-kadang dijumpai dibawah horizon A, berwarna keabu-abuan atau keputih-putihan
Ecliptic. Bidan orbit bumi mengelilingi matahari.
Ejecta. Fragmen batuan, glass dan material lain yang terlempar keluar dari kawah benturan (impact crater) atau gunung api.
Eksfoliasi. Proses pelapukan dimana terbentuk ‘lapisan-lapisan’ tebal dan tipis konsentris dan terkelupas.
Elastic rebound theory. Teori ini mengatakan, gempa bumi terjadi karen pelepasan energi elastis yang terkumpul oleh pergeseran sesar. Pelepasan strain yang tiba-tiba menimbulkan gelombang gempa.
Eolian. Berkenaan dengan angin, terutama proses erosi dan pengendapan.
Eon. Interval terbesar dalam waktu geologi.
Episenter. Titik dipermukaan bumi vertikal diatas focus gempa bumi.
Erosi. Proses di permukaan bumi yang menghancurkan batuan secara fisika dan kimia dan memindahkannya ketempat lain. Agen erosi termasuk air, es, angin dan grvitasi.
Eugeocline. Volkanisme berasosiasi dengan sedimentasi elastis. Dan umumnya dengan busur volkanik.
Eustatic change of sea level. Naik atau turunnya permukaan laut diseluruh bumi akibat perubahan volume air atau kapasitas cekungan samudra.
Extrusive rock. Batuan terbentuk dari massa magma yang mengalir keluar kepermukaan bumi.
Fanerozoik.Eon setelah proterozoik.
Fasies. Kelompok sifat yang dapat dibedakan dalam satuan batuan.
Fault block. Massa batuan yang dibatasi oleh sesar-sesar, paling sedikit pada dua sisi.
Fault sarp. Tebing yang dibentuk oleh sesar.
Felsit. Istilah umum untuk batuan beku afanitikberwarna terang.
Felspar. Kelompok mineral yang terdiri dari aluminium silikat dan satu atau lebih logam, kalium, natrium, atau kalsium. Misalnya Kalium felspar , Ca-plagioklas, Na-Plagioklas.
Ferromagnesian minerals. Mineral pembentuk batuan yang mengandung besi dan atau magnesium sebagai unsur utama.
Flint. Nama umum untuk chert hitam.
Focus. Daerah didalam bumi dimana sumber gempa terjadi.
Foliasi. Suatu bentuk (feature) planar dalam metamorf, yang terbentuk oleh pertumbuhan mineral sekunder. Tiga tipe yang dikenal: slaty cleavage, schistosity dan gneissic layering.
Foot-wall. Blok dibawah bidang sesar.
Fore arc basin. Cekungan sejajar palung samudra dan dipisahkan dari palung oleh fore arc ridge.
Fossil fuel. Bahan bakar yang mengandung energi matahari yang dulu diseraptanaman dan hewan pada zaman geolgi yang lampau dan tersimpan dalam organic compound pada sisanya (fossil).
Fossil indeks. Fossi yang dapat dipergunakan untuk mengidentifikasi dan pentarikhan lapisan batuan yang mengandungnya dan berguna untuk korelasi satuan batuan setempat.
Fossil. Sisa kehidupan masa lampau yang terawetkan.
Fumarol. Lubang volkanik yang hanya mengeluarkan gas-gas. Gabro. Batuan berbutir kasar berwarna gelap, berkomposisi Ca-plagioklas, piroksen dan mungkin olivin,tetapi tanpa kwarsa.
Gas rumah kaca. Gas-gas diatmosfir terutama H2O, CO2, CFCs dan CH4 yang menyebakkan efek rumah kaca.
Geocline. Suatu prisma memanjang dari batuan sedimen yang diendapkan dalam bagian tepi benua yang tersubduksi dan dekat dengan kerak samudra.
Geode. Nodule batuan yang berlubang dan dilapisi dengan kristal-kristal.
Geosinklin. Bagian litosfir yang turun (subside) didalamnya terakumulasi sedimen ribuan meter tebalnya.
Geothermal energy. Energi yang berguna bagi manusia yang dapat diambil melalui uap dan air panas dari dalam bumi.
Geothermal gradient. Nilai kenaikan suhu dengan bertambahnya kedalaman.
Geothermal. Berkenaan dengan panas didalam bumi.
Geyser. Mata air panas yang menyemburkan secara teraturuap dan air panas.
Global tectonic. Studi mengenai karakteristik dan mula jadi kenampakan-kenampakan struktur bumi yang berarti secara regional.
Gneiss. Batuan metamorf berbutir kasar dengan tipe karakteristik foliasi (perlapisan geissik), akibat dari perselingan antara lapisan mineral berwarna terang dan gelap, komposisinya mirip granit.
Goldich weathering stability series, urutan daya tahan mineral terhadap pelapukan.
Gondwana land. Benua purba yang diduga terpisah pada zaman mesozoik menjadi benua-benua seperti sekarang.
Graben. (Rift) Struktur seperti parit (trench) yang kedua tepinya dibatasi sesar normal.
Graded bedding. Tipe perlapisan dimana setiap lapisan dicirikan oleh perubahan besar butir dari dasar keatas.
Granit. Batuan beku berbutir kasar dengan komposisi K-felspar, plagioklas dan kwarsa dengan sedikit mineral Fe-Mg.
Granulit. Batuan metamorf derajat tinggi, umumnya berbutir kasar dan foliasinya tidak beraturan, piroksen merupakan mineral utamanya.
Granitisasi. Pembentukan batuan granitik oleh metamorfisme tanpa peleburan sempurna.
Graywacke. Batu pasir dengan pengotoran (impure), terdiri dari fragmen batuan dan butiran kwarsa dan felspar dalam matriks partikel berukuran lempung.
Gypsum. Mineral evaporit, terdiri dari kalsium sulfat dengan air (CaSO4.2H2O).
Half graben.Struktur seperti paritan yang terbentuk ketika blok hanging-wall bergerak turun diatas bidang sesar yang lengkung (arcuate).
Half life. Waktu yang diperlukan untuk meluruhkan, radio aktif, parent atom menjadi setengahnya.
Halite. Mineral evaporit terdiri dari natrium chlorida.
Hanging valley. Lembah yang bermuara pada elevasi relatif tinggi, pada lembah yang lebih besar.
Hanging-wall. Permukaan atau blok batuan yang berada diatas bidang sesar yang miring.
Heat flow.Aliran panas di dalam bumi.
Hidrasi. Bersatunya air dalam struktur kristal.
Hidrolisis. Reaksi kimia dimana ion-ion H+ atau OH- dalam air menggantikan ion dalam mineral.
Hidrosfir.Semua air yang ada di bumi, termasuk lautan, danau, sungai, airtanah, salju dan es.
Hidrous. Satu istilah untuk material yang mengandung H2O atau (OH).
Hinge fault.. Sesar guntinh. Sesar yang pergeserannya mengecil sepanjang jurus dan berhenti pada satu titik.
Hogback. Bukit sempit bertepi terjal dan terbentuk oleh kemiringan yang terjal lapisan batuan yang resisten.
Hornblende. Salah satu mineral dari kelompok amfibole.
Hornfels. Batuan metamorf kontak, keras, berasal dari shale.
Horst. Blok sesar memanjang yang terangkat dan dibatasi oleh sesar normal yang sejajjar.
Hot spot.Ekspresi di permukaan bumi dari sebuah mantel plume, atau kolom panas, lelehan batuan dalam mantel yang naik dibawah litosfir.
Hydrocarbon. Semua bahan organik (gas, cair atau padat) yang seluruhnya terdiri dari karbon dan hidrogen.
Hydrothermal deposit. Endapan mineral yang dihasilkan oleh larutan hidrotermal.
Hydrothermal solution. Larutan hidrotermal. Larutan garam (brines) panas, yang dihasilkan pada pendinginan magma atau bereaksinya sirkulasi air dengan batuan yang panas.
Iapetus. Nama samudra yang ‘hilang’ saat benua Amerika utara dan Eropa bertumbukan pada era Paleozoik.
Igneous rock. Batuan beku. Batuan yang terbentuk oleh pendinginan dan pembekuan (solidification) lelehan mineral-mineral silikat (magma), termasuk batuan volkanik dan plutonik.
Ignimbrit. Massa tefra yang pemilahannya buruk diendapkan oleh aliran piroklastik.
Inklusi. Bersatunya fragmen batuan kedalam batuan beku yang lebih muda.
Inti dalam. Pusat inti bumi, bagian padat.
Inti luar. Bagian luar inti bumi, merupakan lelehan (molten).
Intrusi.Menerobosnya magma kedalam batuan yang sudah ada atau batuan yang dihasilkan oleh proses intrusi.
Island arc. Rangkaian gunung api strato andesitik yang melengkung kearah lautan terbuka diatas kerak samudra sejajar dengan palung lantai samudra sejauh 150 -300 km.
Isostasi. Keadaan keseimbangan yang berkaitan dengan benda terapung. Segmen kerak bumi berada pada ketinggian tertentu, ditentukan oleh ketebalan dan densitasnya. Keseimbangan isostatik kerak bumi tercapai akibat aliran material dalam mantel.
Isotop. Atom-atom satu unsur yang mempunyai nomor atom sama tetapi berbeda nomor massanya.
Jalur pegunungan lipatan. Satu zona panjang, linier di kerak bumi dimana batuan telah terdeformasi secara intensif oleh stress horizontal dan umumnya diterobos batuan beku.
Jovian planets. Planet-planet raksasa pada bagian luar sistem tatasurya yang dicirikan oleh massa yang besar, densitas rendah dan atmosfir yang tebal, terutama terdiri dari hidrogen dan helium.
Jurus. Strike. Arah garis perpotongan pada bidang planar, antara bidang perlapisan, sesar, kekar dan yang lainnya dengan bidang horizontal.
Katastofisme. Konsep mengenai bentuk-bentuk (features) bumi, seperti lembah, pegunungan dan lautan sesaat pada peristiwa katastrof besar. Merupakan kebalikan dari uniformitarianisme.
Kenozoik. Era termuda dari Fanerozoik.
Kekar kolom. (columnar joint). Sistem rekahan yang membelah tubuh batuan menjadi prisma-prisma panjang. Karakteristik untuk aliran lava dan terobosan dangkal.
Kemiringan. Lihat dip
Konkresi. Nodule bulat atau ellipsoidal, keras dalam batuan sedimen, terbentuk oleh akumulasi pengendapan mineral dari larutan. Umumnya disekitar sebuah inti (nucleus0.
Konsekwen sungai. Pola atau aliran sungai yang ditentukan hanya oleh kemiringan lereng.
K horizon.Horizon pada profil tanah, dibawah horizon B, yang ditutupi kalsium karbonat.
Karst topografi. Himpunan bentuk topografi yang diakibatkan oleh pelarutan batuan dasar, karbonat. Ditandai dengan amblesan-amblesan (sink).
Kekerasan. Hardness. Daya tahan relatif mineral terhadap goresan (skala Moh’s).
Kerak benua. Tipe kerak yang mendasari benua, termasuk paparan benua. Umumnya 35 km tebalnya, maksimum 60 km., dibawah jalur pegunungan.
Kerak samudra. Tipe kerak yang mendasari cekungan samudra, sekitar 5 km tebalnya, terutama trdiri dari basalt dan densitasnya 3 g/cm3.
Kerak. Lapisan terluar, atau kulit, di bumi atau planet lain. Untuk bumi didefinisikan sebagai bagian bumi diatas dikontinuitas Mohorovicic, 1 % dari seluruh volume bumi.
Kerogen. Bahan organik, tidak larut, dijumpai pada batuan sedimen, terutama shale.
Kisi kristal. Jaringan atom yang simetris dan sistimatis dalam sebuah kristal.
Kolom erupsi. Campuran abu dan gas-gas panas yang naik keatas, membentuk kolom diatas gunung api yang meletus.
Kraton. Kerak benua yang stabil, termasuk perisai (shield), dan daerah dataran yang stabil (stable platform area). Umumnya belum terpengaruh tektonik kuat, dan kestabilan isostasi sejak prekambrium
Kristal. Zat atau bahan padat, berbentuk polihedral terikat oleh bidang-bidang permukaan yang terbentuk secara alamiah akibat pertumbuhan kisi kristal.
Kristalisasi.Proses pertumbuhan kristal. Terjadi akibat kondensasi dari fasa gas, presipitasi dari larutan, atau pendinginan dari lelehan.
Lagoon. Bagian air laut dangkal yang dipisahkan dengan laut terbuka oleh pulau atau terumbu (reef).
Lakolit. Intrusi batuan beku yang konkordan, melengkung keatas, berbertuk lensa yang bagian bawahnya horizontal.
Lakustrin. Berkaitan dengan danau, yang dihasilkan atau dibentuk oleh danau.
Lamina. (jamak-laminae). Lapisan sedimen yang tebalnya kurang dari 1 cm.
Laminer arus. Tipe aliran dimana cairan bergerak menurut garis-garis sejajar.
Land slide. Istilah umum untuk gerak tanah yang gerakkannya cepat, seperti debris flow, debris slides, rock slides dan slump.
Lapili tuff. Batuan piroklastik dimana partikel tefranya berukuran lapili.
Lapili. Partikel tefra berukuran antara 2 - 64 mm.
Laterit. Soil yang kaya akan oksida besi dan aluminium, terbentuk olh pelapukan di daerah tropis dan subtropis.
Lava bantal.Massa batuan beku berbentuk ellipsoidal, seperti bantal, terbentuk oleh ekstrusi lava dibawah permukaan air.
Lava. Magma yang mencapai permukaan bumi.
Leaching. Proses dimana air tanah melarutkan dan mentransport komponen batuan atau tanah yang bisa larut.
Lembah pusat pemekaran. Lembah panjang, sempit, pada puncak pematang tengah samudra.
Lempeng. Plate. Segmen litosfir yang luas, termasuk mantel atas yang kaku, ditambah kerak benua dan samudra, yang ‘terapung’ diatas astenosfir dan bergerak independent dari lempeng-lempeng lainnya.
Lignit. Coal berderajat rendah, nilai kalorinya antara peat dan bituminous coal. Limbs. Bagian samping (sayap) lipatan
Lineament. Kenampakan topografi atau kumpulannya yang mempunyai konfigurasi linier. Umumnya diperlihatkan sebagai kelurusan bukit, lembah, gunung api atau vegetasi.
Lipatan isoklinal. Lipatan dimana kedua sayapnya relatif sejajar.
Lipatan. Pelengkungan atau flexure pada batuan.
Litifikasi. Proses yang mengubah sedimen menjadi batuan sedimen.
Litologi. Diskripsi sistimatik batuan berdasarkan himpunan mineral dan tekstur.
Litosfir. Zona terluar bumi yang relatif kaku (rigid), termasuk kerak benua, kerak samudra, dan sebagian mantel bagian atas astenosfir yang lembek.
Local base level. Semua base level kecuali permukaan laut. Dibawahnya arus tidak mengerosi.
Loess. Endapan angin, silt, dan debu yang tidak terkonsolidasi.
Longitudinal wave. Body wave seismik dimana pergerakan partikel-partikel berosilasi sepanjang garis lintasan gelombang, searah jalannya gelombang. Gelombang P.
Luster. Kualitas dan intensitas cahaya yang dipantulkan oleh mineral.
Magma. Lelehan silikat yang dapat mengalir (mobile), dapat mengandung butiran mineral dan gas-gas terlarut, sebaik dalam cairan. Terbentuk saat suhu naik dan peleburan terjadi didalam mantel atau kerak.
Magmatic arc. Busur aktivitas magma, terletak diatas zona subduksi, paralel dengan palung lantai samudra dan berjarak 100 - 400 km.
Magmatic segregation. Pemisahan kristal mineral tertentu dari magma saat mendingin. Misalnya beberapa mineral, termasuk logam berharga, mengkristal sedangkan komponen lain dari magma masih tetap cair. Kristal-kristal yang terbentuk awal dapat mengendap didasar dapur magma dan terkonsentrasi, membentuk endapan bijih.
Mantel. Zona didalam bumi antara dasar kerak (bidang Moho) dan inti bumi.
Mantle plume. Massa ‘mendidih’ (bouyant) dari material mantel yang panas naik kedasar litosfir. Umumnya mantle plume menghasilkan aktivitas volkanik dan deformasi struktur pada bagian tengah lempeng litosfir.
Mare. Bagian dari bulan yang gelap, rendah dan relatif halus.
Marmer. Batuan metaorf terdiri dari batu gamping atau dolomit yang termetamofkan.
Mass mouvement. Pemindahan batuan dan soil kebawah akibat gravitasi, tanpa media aliran, air atau es. Sinonim mass wasting.
Matriks. Material batuan yang relatif halus menempati rongga antar partikel yang lebih besar dalam batuan.
Melange. Campuran yang kacau (chaotic) dari pecahan batuan yang kacau balau dan teranjakkan (thrust faulted) diatas zona subduksi.
Mesosfir. Daerah antara dasar astenosfir dan batas inti-mantel.
Mesozoik. Era waktu geologi dari paleozoik (225 juta tahun lalu) sampai awal kenozoik (65 juta tahun lalu).
Metamorfisme. Perubahan mineral dan tekstur batuan akibat perubahan suhu dan tekanan serta penambahan atau hilangnya komponen kimia.
Metamorfosis kataklastik. Metamorfisme yang melibatkan perubahan tekstur disebabkan oleh efek mekanik seprti penghancuran (crushing) dan gerusan (shearing), tetapi tidak mengubah himpunan mineralnya.
Metamorfosis kontak. Metamorfisme batuan dekat kontaknya dengan magma.
Metamorphic aureole. Lapisan batuan metamof kontak disekitar intrusi batuan beku.
Meteorit. Partikel bahan padat yang jatuh ke bumi, bulan atau planet lain dari angkasa.
Micro continent. Fragmen kerak benua yang relatif kecil dan terisolasi, contohnya Madagaskar.
Migmatit. Campuran batuan beku dan metamorf dimana dike-dike tipis dan urat-urat material granitik menjemari dengan batuan metamorfnya.
Mika. Kelompok mineral silikat , memperlihatkan cleavage yang baik dalam satu arah.
Mineral indeks. Mineral yang kehadiran pertamanya menandai batas terluar zona metamorfisme.
Mineral. Senyawa anorganik, padat , mempunyai struktur dalam dan komposisi kimia tertentu, terbentuk secara alamiah. Komposisi kimia dan struktur dalam menentukan sifat fisiknya.
Miogeocline. Geoklin terletak dekat batas benua terdiri dari urutan sedimen klastik dan sedimen kimia, terpilah baik, sangat tebal, berasal dari benua.
Miogeosyncline. Geosinklin dekat tepi benua dan menerima sedimen klastik dan sedimen kimia yang terpilah baik, tidak disertai volkanisme.
Mohorovicic discontinuity. Diskonuitas seismik global pertama, dibawah permukaan bumi. Pada kedalaman 5 - 10 km dibawah lantai samudra dan 35 km dibawah benua.
Mud cracks. Rekahan pada endapan lumpur atau silt akibat kontraksi karena kering.
Nappe. Lipatan yang tersesarkan dan teranjakkan.
Nodule. Batuan berukuran kecil bentuknya tidak beratuaran atau membulat seperti bonggol, umumnya lebih keras dari batuan disekitarnya.
Nonconformity. Salah satu bentuk unkonformiti dimana batuan berlapis berada diatas batuan granitik atau metamorfik yang telah tererosi.
Nuee ardante. Awan panas dari fragmen-fragmen volkanik dan gas yang super panas mengalir seperti massa, karena lebih padat dari udara. Setelah mendingin membentuk tipe batuan yang disebut tuff, termasuk aliran debu dan welded tuff.
O horizon. Umumnya merupakan horizon teratas pada profil tanahyang merupakan lapisan akumulasi humus.
Obsidian. Batuan beku ekstrusif yang seluruhnya atau sebagian besar terdiri dari gelas, komposisinya mirip granit.
Oceanic ridge. Punggungan menerus atau lebar, topografinya rekah-rekah dan mengambang, menjulur dibagian tengah samudra Arctic, Atlantik, Hindia dan Pasifik selatan.Lebarnya beberapa ratus kilometer, setinggi 6oo m atau lebih diatas lantai samudra.
Oil shale. Shale yang kaya akan hidrokarbon.
Olivin. Mineral silikat dengan magnesium dan besi, tetapi tidak ada aluminium [(Mg,Fe)2SiO4].
Oolit. Batu gamping terdiri dari banyak butiran kalsium karbonat dalam bentuk lapisan-lapisan konsentris dan membulat.
Ooze. Sedimen marin mengandung lebih dari 30% fragmen cangkang mikro organisme.
Ophiolite. Urutan batuan yang dicirikan oleh batuan ultramafik dan sedimen laut dalam. Merupakan urutan batuan khas untuk kerak samudra.
Orogen. Daerah kerak yang memanjang, telah terlipat dan tersesarkan intensif dan menebal akibat tumbukan benua.
Orogenesis. Proses pembentukan benua.
Overturned fold. Lipatan yang lapisan salah satu sayapnya telah terangkat mendekati ertikal.
Oxbow lake. Danau berbentuk bulan sabit, dangkal, merupakan sisa aliran dalam meander. Pahoehoe. Aliran lava, permukaannya halus, bentuknya seperti tali, umumnya berkomposisi basaltik.
Paleo current. Arus purba yang ada pada masa geologi yang lampau, arah alirannya dapat diketahui dari cross bedding, riple mark dan struktur sedimen lainnya.
Paleo magnetism. Studi mengenai medan magnet, pada yang tersimpan dalam batuan, sesuai dengan sifat kemagnetan batuan. Termasuk pergeseran kutub dan pembalikan polaritas medan pada masa geologi lampau.
Paleontologi. Studi mengenai kehidupan masa lampau.
Paleozoik. Era waktu geologi dari akhir prekambrium (600 juta tahun lalu) sampai awal mesozoik (225 juta tahun lalu).
Pangea. Benua hipotetis yang merupakan persatuan semua benua pada akhir paleozoik.
Paparan benua. Continental shelf. Tepi massa benua dibawah permukaan laut, menjulur dari pantai sampai awal laut dalam. Umumnya sekitar 120 meter dalamnya.
Partial melting. Proses dimana dimana mineral yang titik leburnya rendah mencair dalam tubuh batuan akibat kenaikan suhu atau penurunan tekanan, atau keduanya, sedangkan mineral lainnya tetap padat. Jika cairannya (magma) dipindahkan sebelum komponen parent rock meleleh, komposisi magmanya agak berbeda dari parent rock. Partial melting dipercaya , penting dalam pembentukanmagma basaltik dari peridotit pada pusat pemekaran dan pembentukan magma granitik dari kerak basaltik pada zona subduksi.
Passive margin. Batas lempeng litosfir dimana kerak tidak terbentuk atau dimusnahkan. Batas lempeng pasif biasanya dicirikan oleh sesar transform.
Peat. Endapan dari sisa tumbuhan, tidak terkonsolodasi merupakan tingkat awal dari konersi dari bahan tumbuhan ke coal.
Pegmatit. Batuan beku intrusif berbutir sangat kasar, umumnya berkomposisi dan tekstur granitik.
Pegunungan. Mountain. Istilah umum untuk massa tanah yang berdiri diatas sekitarnya. Dalam geologi jalur pegunungan adalah bagian dari kerak bumi yang terdeformasi kuat dan diintrusi batuan beku serta pada bagian lebih dalam sudah termetamorf.
Pelapukan kimiawi. Dekomposisi batuan yang bersentuhan dengan atmosfir dan air, mineral yang tidak stabil diubah menjadi stabil oleh proses kimia. Prosesnya yang umum, oksidasi, hidrolisis, karbonasi, dan pelarutan.
Pelapukan mekanik. Penghancuran batuan menjadi fragmen lebih kecil oleh proses mekanik, seperti pembekuan. Sinonim disintegrasi.
Pembalikan magnetik. Pembalikan polaritas medan magnet bumi 1800.
Pemekaran lantai samudra. Teori yang berkembang tahun 1960 an: Lantai samudra bergerak menjauhi pematang tengah samudra dan terbentuk litosfir baru sepanjang puncak pematang, akibat aktivitas magma.
Peridotit. Batuan beku berwarna hitam berbutir kasar berkomposisi olivin, piroksen dan beberapa mineral Fe-Mg lainnya, tetapi tidak ada kwarsa san felspar.
Permebilitas. Kemampuan material untuk meluluskan cairan.
Petroleum. Bahan yang bersifat ga, cair dan semi padat terjadi alamiah, terjadi terutama dari karbon dan hidrogen.
Petrologi. Cabang geologi yang berkaitan dengan terjadinya, asal mula dan sejarah batuan.
Phenocryst. Kristal yang lebih besar dibandingkan kristal disekelilingnya. Terbentuk pada fase awal saat magma mendingin relatif lambat.
Phyllite. Batuan metamorf berfoliasi baik dimana komponen mineral pipih tampak jelas.
Piroksen. Kelompok mineral mineral silikat komposisinya dari rangkaian tetrahedra silikat-oksigen.
Placer. Endapan mineral dibentuk oleh pemisahan atau pencucian oleh air. Placer biasanya merupakan mineral yang berat.
Plagioklas. Kelompok mineral felspar yang komposisinya antara NaAlSi3O8 dan CaAl2Si2O8
Plateau basalt. Dataran lava terbentuk akibat erupsi linier basalt.
Porositas. Perbandingan, dalam persen, antara pori-pori dalam batuan dengan volume batuan.
Proterzoic. Eon setelah Archean.
Pumice. Buih gelas alam disebabkan oleh gas-gas yang keluar dari magma kental.
Radiometrik dating. Determinasi umur batuan atau mineral dalam tahun dengan mengukur perbandingan material radio aktif asal, parent, dan hasil peluruhannya, daghter.
Rayapan. Gerak material atau regolit menuruni lereng sangat lambat, tidak teramati gerakannya.
Regolit. Lapisan soil atau fragmen batuan uari yang menutupi bed rock.
Reverse fault. Sesar yang hanging-wall bergerak keatas terhadap foot-wall, dengan sudut besar.
Richter magnitute scale. Skala kuat gempa yang didasarkan pada rekaman amplitudo seismik body wave, untuk membandingkan besar energi yang dilepas gempa.
Riolit. Batuan olkanik berbutir halus berkomposisi kwarsa, K-felspar, dan plagioklas. Sama dengan granit, tetapi riolit batuan beku ekstrusif.
Riple mrk. Gelombang kecil-kecil dipermukaan pasir atau lumpur yang diakibatkan oleh seretan angin atau air yang bergerak melaluinya.
Rock fall. Tubuh batuan yang lepas dari batuan dasar pada tebing atau lereng yang curam jatuh bebas.
Rock slides. Massa yang lepas dari batuan dasarbergerak turun, tiba-tiba dan cepat.
Rock. Batuan. Massa kumpulan mineral, terbentuk alamiah tidak hidup, kokoh dan koherent, merupakan bagian dari pembentuk litosfir.
Rumah kaca, efek. Sifat atmosfir bumi yang menahan gelombang panjang panas bumi yang dipancarkan dan memantukannya kembali.
Ryolithic magma. Salah satu dari 3 tipe magma yang umum. Magma dengan kandungan SiO2 sekitar 70 % berat.
Saltasi. Transportasi pertikel dalam arus angin atau air dengan loncatan-loncatan.
Sand stone. Batuan sedimen klastik berbutir sedang, terutama berukuran pasir.
Schist. Batuan metamorf terfoliasi baik, terdiri dari mineral pipih yang tampak jelas.
Schistosity. Susunan sejajar butiran-butiran kasar mineral pipih (mika, chlorit), terbentuk selama metamorfose dibawah tekanan differensial.
Seamount. Gunung api bawah laut yang terisolasi, setinggi 100m diatas lantai samudra.
Secodary enrichment. Proses dimana endapan mineral sulfida mengalami pelapukan kimia dan pengayaan logam.
Sedimen kimia. Sedimen yang terbentuk karena pengendapan mineral yang terlarut dalam air.
Sedimen klastik. Lihat detritus.
Sedimen pelagik. Sedimen yang mengandung sisa organisme yang hidup di laut terbuba.
Sedimen. Regolit yang telah tertransport oleh proses eksternal.
Seep. Tempat dimana air tanah atau cairan lainnya (minyak) keluar ke permukaan bumi.
Seismic tomography. Cara untuk mengetahui ketidak homogenan mantel, dengan mengukur perbedaan (kecil) frekwensi dan kecepatan gelombang seismik.
Seismograf. Alat untuk mempelajari hentakan (shock) dan getaran yang disebabkan gempa.
Sementasi. Proses diagenesis dimana sedimen klastik berubah menjadi batuan oleh pengendapan atau presipitasi mineral dalam rongga antar butir.
Sesar normal. Sesar dengan bidangnya agak tegak dan hanging-wall relatif turun terhadap foot-wall. Disebut pula gravity fault.
Sesar. Permukaan dimana tubuh batuanpatah dan bergeser.
Shadow zone. Daerah dimana tidak menerima atau sedikit gelombang seismik dari gempa tertentu, karena refraksi gelombang oleh inti bumi. Shadow zone untuk gelombang P sekitar 103 dan 143 derajat dari episenter.
Shale. Batuan sedimen klastik berbutir halus , akibat konsolidasi lempung dan lumpur.
Shield. Daerah luas di benua dimana batuan beku dan metamorf tersingkap dan mencapai keseimbangan oleh pengaruh erosi dan isostasi. Batuan nya sangat tua, 600 juta tahun.
Sial. Istilah umum untuk batuan yang kaya akan silika, pembentuk massa benua.
Siklus batuan. Bagan alir material batuan, dari pembentukan, penghancuran dan pengubahan melalui aktivitas proses internal dan eksternal bumi.
Silikat. Mineral mengandung tetrahedra silikn-oksigen, dimana 4 atom oksigen mengelilingi setiap atom silikon.
Sill. Tubuh pipi intrusi batuan beku yang terinjeksi diantara lapisan batuan.
Silt. Material sedimen terdiri dari fragmen berukuran butir antara 1/256 -1/16 mm.
Sima. Istilah umum untuk batuan beku yang kaya akan Mg, basalt, gabro, dan peridotit, pada cekungan samudra.
Sinklin. Lipatan dimana kemiringan (dip) kedua sayapnya kearah sumbu lipatan. Setelah erosi, lapisan termuda muncul sebagai puasat lipatan.
Slate. Batuan metamorf berbutir halus dengan tipe foliasi khas, slaty cleavage, terbentuk oleh mineral pipih mikroskopik yang sejajar.
Slump. Tipe gerak tanah , material bergerak diatas bidang lengkung.
Soil. Material di permukaan bumi hasil disintegrasi batuan. Regolit yang telah mengalami pelapukan kimia .
Solifluction. Tipe gerak tanah yang materialnya bergerak pelan kebawah lereng. Tejadi saat tanah jenuh air.
Source rock. Batuan sedimen mengandung bahan organik yang merupakan asal petroleum.
Spreading axis. Sumbu rotasi lempeng litosfir.
Spreading centre. Tepi lempeng yang baru berkembang. Bersatu dengan pematang tengah samudra.
Stalakmit. Endapan berbentuk kerucut pada dasar gua, tumbuh keatas akibat pengendapan tetesan-tetesan air yang mengandung larutan mineral.
Stalaktit. Endapan berlapis-lapis menggantung pada atap gua, akibat pengendapan rembesan air dengan larutan mineral.
Streak. Warna serbuk mineral
Stress. Gaya yang bekerja pada materialdan menyebabkan perubahan dimensi atau volume. Gaya per satuan luas.
Subduksi. Penunjaman ujung depan lempeng litosfir kedalam mantel.
Subsidence. Amblesnya (sinking) sebagian kerak bumi, yang mempengaruhi struktur disekitarnya.
Super posisi. Hukum super posisi : Dalam satu seri lapisan batuan sedimen dalam kedudukan normal, lapisan dibawah lebih tua dari yang diatasnya.
Talus. Fragmen batuan yang ter-akumulasi sebagai tumpukan didasar bukit atau tebing.
Tar. Minyak bumi sangat kental, tidak dapat mengalir.
Tefra. Istilah umum untuk material piroklastik yang dikeluarkan gunung api, termasuk abu, debu, bomb dan fragmen tipe lainnya.
Tekstur. Ukuran, bentuk dan pola pengaturan partikel yang menyusun batuan.
Tektonik. Studi mengenai pergerakan dan deformasi litosfir.
Tension. Stress yang bekerja menarik material menjadi terpisah.
Tethys. Nama laut sempit yang memisahkan Gondwana dan Laurasia.
Thrust. Fault. Sesar derajat rendah (450 atau kurang) dimana hanging-wall bergerak keatas terhadap foo-wall. Lebih dipengaruhi kompresi horizontal daripada gerak ertikal.
Transfor fault. Sesar mendatar tipe tersendiri, membentuk batas antara dua lempeng litosfir yang bergerak. Umumnya sepanjang offset segmen punggungan samudra.
Trap. Batuan reservoir dengan lapisan penutup (cap rock) diatasnya, meru-pakan akumulasi petroleum.
Tsunami. Gelombang laut seismik. Gelombang yang panjang, rendah, di laut, disebabkan oleh gempa, sesar atau gerak tanah pada lantai samu-dra. Kecepatannya dapat mencapai 800 km/jam.
Tuff. Batuan berbutir halus, terdiri dari abu volkanik.
Ultramafic rock. Batuan beku yang seluruhnya terdiri dari mineral fero-magnesium (Fe-Mg).
Umur relatif. Umur suatu batuan atau peristiwa (event) dibandingkan dengan batuan atau peristiwa lain.
Unconformity. Ketidak selarasan. Ketidak menerusan urutan lapisan batuan, terdapat selang dalam rekaman geologi, adanya permukaan erosi yang tertimbun.
Uniformitarianisme. Teori yang menyatakan : peristiwa geologi disebabkan oleh proses alamiah, banyak diantaranya yang masih berlangsung saat ini.
Upwarp. Pelengkungan atau pengangkatan segmen kerak.
Vesicle. Lubang kecil dalam batuan volkanik, terbentuk oleh gelembung gas yang terperangkap saat lava membeku.
Viskositas. Sifat-dalam bahan untuk bertahan agar tidak mengalir.
Volatil. Dapat segera menguap. Bahan yang dapat menguap, sperti air, karbon dioksida.
Volcanic neck. Magma yang membeku dalam pipa kepundan gunung api lama. Setelah batuan sekelilingnya tererosi akan muncul dipermukaan.
Welded tuff. Batuan piroklastik, ber-fragmen glassy. Saat pengendapan suhunya masih sangat tinggi, sehingga materialnya bersifat plastis
Xenolit. Fragmen batuan samping yang masuk dalam tubuh magma saat membeku.

Sumber: http://dearthurjr.blogspot.com/2011/06/kamus-geologi.html