HIDROSFER

Lapisan Air yang Ada di Permukaan Bumi.

ATMOSFER

Lapisan yang Melingkupi Sebuah Planet dari Permukaan Planet Tersebut Sampai Jauh di Luar Angkasa.

ANTROPOSFER

Manusia Merupakan Tema Sentral Diantara Sfera-sfera.

LITOSFER

Bagian Terluar dari Planet Berbatu.

BIOSFER

Sistem Ekologis Global yang Menyatukan Seluruh Makhluk Hidup dan Hubungan antar Mereka.

Saturday, 8 March 2014

Secarik Peta yang Pernah Menentukan Nasib Indonesia


Secarik kertas berukuran satu meter persegi mungkin tak berarti apa-apa. Namun, kertas abad ke-16 yang memuat peta pulau-pulau di Indonesia ini sempat menentukan nasib Indonesia.
Rumor beredar di Eropa pada akhir abad ke-16 bahwa Portugis sedang 'kedodoran' menangani perdagangan rempah-rempah di Batavia, Jakarta tempo dulu, dan Kerajaan Belanda sedang bersiap-siap melakukan ekspedisi.
Ahli kartografi Jan Huygen van Linschoten buru-buru merampungkan bukunya yang berjudul Itinerario (terbit 1596) dan peta Indonesia lengkap dengan petunjuk navigasi (1598).
Sebelumnya, hanya Portugis yang memiliki informasi mengenai pelayaran ke dunia timur dan negeri itu menyimpan pengetahuannya rapat-rapat.
Semua tahu apa yang terjadi kemudian. Belanda datang ke Pulau Jawa dan mendirikan perusahaan multinasional pertama di dunia pada tahun 1602, Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC). Sejak itu, kekayaan alam Indonesia bagai terisap ke Belanda.
Pada akhir abad ke-16 itu, pengetahuan diperoleh dari buku. “Paman Google” yang sekarang ini sangat populer tentu saja belumlah lahir. Bersenjatakan sebuah buku dan peta Van Linschoten, Belanda sukses dalam ekspansinya ke Asia, termasuk ke Indonesia yang diberinya nama Hindia Belanda.
Peta itu adalah modalnya. Benar bahwa pengetahuan dan kemajuan teknologi navigasi Belanda pada abad itu telah membawa ke zaman keemasan. Dua faktor penentu ini masih berlaku hingga sekarang.
Walau sejarah membuktikan bahwa penjajahan di suatu negara hanya melahirkan ketertinggalan, seperti terjadi di banyak negara bekas jajahan, pengetahuan dan teknologi tetaplah menjadi penentu kemajuan.
Peta Van Linschoten berjudul The Moluccan Islands, in His Discours of Voyages into ye Easte & West Indies: Divided into Foure Books itu dapat dilihat di Perpustakaan Nasional Australia, Canberra.
Peta itu beserta puluhan peta kuno lain terpampang rapi di pameran bertajuk Mapping Our World: Terra Incognita to Australia yang bercerita tentang mimpi dan penjelajahan orang Eropa ke dunia selatan sepanjang 3.000 tahun.
Peta Van Linschoten memuat Pulau Jawa, Borneo, dan pulau-pulau di Maluku. Walau berwarna kuning kusam, garis-garis batas pulau dan nama-namanya masih jelas. Namun, pihak museum tidak mengizinkan pengunjung memotret peta-peta ataupun koleksi lain yang tersimpan di dalamnya.
Pameran yang berlangsung dari 7 November 2013 sampai 10 Maret 2014 itu juga berkisah tentang peta Australia yang baru dibuat pertama kali tahun 1744.
Tampaknya Eropa lebih dulu tertarik kepada Asia, termasuk Indonesia, daripada benua besar di Bumi belahan selatan ini. Pada abad ke-15, negara-negara Eropa, dipacu oleh kemajuan teknologi pelayaran, berlomba-lomba mengarungi lautan ke selatan. Tujuan utamanya adalah untuk berdagang dan menemukan daerah baru.
Informasi-informasi yang dikumpulkan dalam pelayaran ini diberikan kepada para ahli kartografi untuk pembuatan peta. Dari sinilah orang Eropa untuk pertama kali berhasil membuat peta dunia.
Imajinasi manusia nyatanya merupakan kekuatan yang luar biasa. Sebelum teknologi pelayaran berkembang, Macrobius dengan daya imajinasinya percaya bahwa ada orang hidup di belahan bumi selatan yang berdiri dengan kaki yang bertolak belakang dengan orang-orang di Eropa. Dengan kata lain, ia memvisualisasikan sebuah Bumi yang bulat.
Dan, begitulah peta kuno buatan Macrobius yang ada di pameran ini: peta kuno yang tampak sangat sederhana, tetapi memuat sebuah kebenaran yang kemudian terbukti.
(Harry Bhaskara. Sumber: Kompas)

Polusi Membuat Beijing Nyaris Tak Layak untuk Manusia

Walau industri berpolusi berat punya standar emisi, aturan itu tak selalu ditegakkan. Pemerintah daerah kerap mendukung proyek sarat polusi.


Seorang perempuan menggunakan masker melewati Gedung CCTV. Polusi udara di Beijing sudah pada tahap mengkhawatirkan. (Lintao Zhang/Getty Images).
Polusi udara yang parah di Beijing membuat ibu kota Cina itu 'nyaris tidak cocok untukkehidupan manusia', kata sebuah laporan resmi. Laporan tersebut muncul saat negara ekonomi terbesar kedua di dunia itu sedang mencoba untuk mengurangi level bahaya dari kabut asap yang disebabkan pertumbuhan ekonomi cepat selama beberapa dekade terakhir.
Penelitian yang dirilis Shanghai Academy of Social Sciences pekan ini menempatkan Beijing sebagai kota terburuk kedua dalam hal lingkungan hidup di antara 40 kota besar di seluruh dunia. Kota itu berada di bawah Moskwa, Rusia, yang menempati urutan pertama karena lingkungan alamnya yang keras, yaitu musim dingin yang panjang dan suhu dingin yang ekstrem.
"Polusi Beijing yang parah jauh lebih buruk dari tingkat rata-rata dan kondisi lingkungan masih jauh dari memenuhi standar," demikian kesimpulan studi itu menurut kantor berita milik negara China News Service yang dikutip South China Morning Post. (Baca: Di Cina, Penderita Kanker Paru-paru Meningkat Tajam)
Pencemaran di ibu kota Cina tersebut "mendekati ekstrem" dan membuat kota berpenduduk 20 juta itu "nyaris tidak cocok" untuk kehidupan manusia, demikian temuan akademi Shanghai.
Kabinet Cina, Kamis (13/2), mengumumkan bahwa dana 10 miliar yuan (atau Rp 19,4 triliun) telah disisihkan tahun ini untuk memberi penghargaan bagi kota-kota dan daerah yang membuat kemajuan yang signifikan dalam pengendalian pencemaran udara. Hal itu memperlihatkan bagaimana masalah tersebut telah menjadi prioritas bagi kepemimpinan negara itu. Dana tersebut disiapkan untuk hadiah ketimbang menawarkan subsidi bagi pencegahan dan pengendalian polusi udara di daerah-daerah utama, menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan Dewan Negara pada Rabu yang dipimpin Perdana Menteri Li Keqiang. Dikatakan bahwa mengendalikan polutan seperti partikulat di udara harus menjadi tugas utama.
Pernyataan itu mengatakan, konsumsi batubara harus dikontrol, dan penyeruan peningkatan upaya untuk mempromosikan bensin berkualitas tinggi bagi kendaraan, penghematan energi dalam konstruksi, dan penggunaan ketal (boiler) yang ramah lingkungan.
Pemerintah berkeinginan untuk menunjukkan perbaikan yang nyata di udara China yang buruk, yang telah menyebabkan ketidakpuasan di kalangan warganya dan mencoreng citra negara di luar negeri.
Walau industri berpolusi berat punya standar emisi, aturan itu tidak selalu ditegakkan, dan pemerintah daerah masih sering mendukung proyek-proyek yang sarat polusi yang dapat menghasilkan pertumbuhan ekonomi.
Secara terpisah, pada Rabu kantor berita resmi Xinhua melaporkan bahwa Pemerintah Kota Beijing mengatakan tahun ini akan menutup 300 pabrik yang melakukan pencemaran dan akhirnya menghentikan secara bertahap beberapa industri guna memulihkan udara kota. Xinhua mengutip sebuah dokumen yang merinci rencana aksi Beijing hingga 2017 untuk membersihkan udara.
Laporan itu mengatakan, pada prinsipnya proyek-proyek energi dan sarat polusi seperti baja dan semen tidak akan disetujui. Xinhua mengatakan daftar proyek industri yang ditunda atau dihentikan akan diterbitkan pada akhir April mendatang.
(Egidius Patnistik/Kompas.com)
http://nationalgeographic.co.id/berita/2014/02/polusi-membuat-beijing-nyaris-tak-layak-untuk-manusia

Friday, 7 March 2014

Meteroit di Antartika Kuatkan Dugaan Adanya Air di Mars

Bukti itu terdapat pada sebuah meteorit seberat 30 pound yang ditemukan di Yamato Glacier di Antartika.

Wajah Valles Marineris seperti dipotret wahana Mars Express (DLR).
Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menemukan bukti yang menguatkan kemungkinan keberadaan air di Mars.
Bukti itu terdapat pada sebuah meteorit seberat 30 pound yang ditemukan di Yamato Glacier di Antartika. Meteorit yang berasal dari Mars itu memiliki lubang dan liang yang mungkin terbentuk oleh aliran air.
NASA mengatakan, penemuan meteorit ini "menghidupkan kembali debat di kalangan ilmuwan tentang kehidupan di Mars."
"Planet Mars mengungkap adanya sumber air aktif yang mungkin juga memiliki karbon dalam jumlah yang signifikan," kata Everett Gibson, ilmuwan Johnson Space Center NASA di Houston, seperti dikutip The Verge, Sabtu (1/3).
Meteorit yang menjadi bukti keberadaan air di Mars itu sendiri berusia 1,3 miliar tahun dan dipercaya telah mendarat di Antartika 500.000 tahun lalu. Meteorit itu ditemukan tahun 2000.
Meteorit tersebut juga memiliki butiran karbon di antara lapisan batuan. Fenomena itu sama dengan meteorit yang ditemukan di Mesir pada tahun 1911. Masih jauh untuk mengatakan bahwa meteorit ini menjadi bukti adanya air dan kehidupan di Mars, namun ini bisa jadi penguat dugaan.
"Kita tak bisa menghilangkan kemungkinan kontaminasi pada meteorit. Namun, fitur itu menarik dan menunjukkan bahwa studi lanjut tentang meteorit ini bisa dilakukan," kata Lauren White dari Jet Propulsion Laboratory NASA.
(Yunanto Wiji Utomo/Kompas.com)

Thursday, 6 March 2014

Dinamika Gunungapi di Cincin Api

 Fenomena erupsi gunungapi sudah lama dikenal sejak manusia ada di dunia ini. Namun setiap kali terjadi erupsi selalu saja mengagetkan karena terlihat adanya hal-hal yang baru dari erupsinya.
Hal ini bukanlah karena ini sebuah perubahan fenomena yang baru muncul di dunia, tetapi memang setiap gunungapi memiliki karakteristik sendiri-sendiri yang berbeda dengan gunungapi yang lain. Juga setiap letusan dari gunungapi yang sama pun berbeda dan berubah sepanjang hidupnya si gunungapi itu sendiri.
Indonesia yang memiliki sekitar 130 gunungapi aktif ini memerlukan pendekatan dan pengamatan spesifik pada masing-masing gunungapi ini. Erupsi Gunung Merapi di Yogyakarta pra-2006, erupsi 2006, serta erupsi tahun 2010 memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Berubah-ubah sepanjang masa

Erupsi Gunung Merapi 2010 ini memiliki karakteristik yang jauh berbeda dengan sebelumnya terutama pada arah dan jarak luncurannya. Tahun 2010 Gunung Merapi meluncurkan awan panasnya ke arah selatan sejauh 17 Km, dimana erupsi-erupsi sebelumnya mengarah ke barat.

Ini memperlihatkan bahwa dalam kejadian erupsi akan terjadi perubahan pola aliran yang akan mempengaruhi pola aliran selanjutnya. Proses sedimentasi atau proses pengendapan hasil erupsi saat ini akan mempengaruhi proses erupsi berikutnya.
Pasca erupsipun terjadi proses erosi oleh air hujan yang turun dipuncak gunung ini yang sering diikuti oleh banjir lahar hujan. Banjir lahar hujan ini juga mempengaruhi pola serta morfologi dari daerah sekitar gunungapi. Proses ini terjadi terus menerus sehingga harus diikuti dan dikenali.
Sebelum tahun 2006 Gunung Kelud memiliki danau kawah yang berisi air yang merupakan faktor utama dalam mempengaruhi mekanisme dan besarnya erupsi. Air danau kawah ini akan bercampur dengan magma yang mendorongnya keluar selain menyebabkan ledakan juga menyebabkan banjir lahar panas bersamaan dengan erupsi. Banjir lahar panas yang sangat mematikan ini dihindari dengan membuat terowongan untuk mengurangi jumlah volume air di danau kawah.
Erupsi tahun Kelud 2007, tidak diikuti dengan keluarnya lava seperti sebelumnya yang mengakibatkan ledakan. Erupsi hanya menyembulkan lava membentuk kubah sumbat kawah yang akhirnya terlontarkan pada letusan hebat 13 Februari 2014 lalu.
Ini memperlihatkan bahwa dalam kejadian erupsi akan terjadi perubahan pola aliran yang akan mempengaruhi pola aliran selanjutnya. Proses sedimentasi atau proses pengendapan hasil erupsi saat ini akan mempengaruhi proses erupsi berikutnya.
Pasca erupsipun terjadi proses erosi oleh air hujan yang turun dipuncak gunung ini yang sering diikuti oleh banjir lahar hujan. Banjir lahar hujan ini juga mempengaruhi pola serta morfologi dari daerah sekitar gunungapi. Proses ini terjadi terus menerus sehingga harus diikuti dan dikenali.
Sebelum tahun 2006 Gunung Kelud memiliki danau kawah yang berisi air yang merupakan faktor utama dalam mempengaruhi mekanisme dan besarnya erupsi. Air danau kawah ini akan bercampur dengan magma yang mendorongnya keluar selain menyebabkan ledakan juga menyebabkan banjir lahar panas bersamaan dengan erupsi. Banjir lahar panas yang sangat mematikan ini dihindari dengan membuat terowongan untuk mengurangi jumlah volume air di danau kawah.
Erupsi tahun Kelud 2007, tidak diikuti dengan keluarnya lava seperti sebelumnya yang mengakibatkan ledakan. Erupsi hanya menyembulkan lava membentuk kubah sumbat kawah yang akhirnya terlontarkan pada letusan hebat 13 Februari 2014 lalu.
Dengan demikian Gunung Merapi dan Gunung Kelud memberikan pelajaran yang sangat berharga bahwa erupsi gunung merupakan fenomena dinamis yang harus dipelajari, diikutisehingga pengurngan risiko bahayanya dapat diantisipasi dengan benar.

Status Normalnya Gunungapi Tidak Semua Sama

Status gunungapi dikatakan normal apabila tidak ada gejala aktivitas tekanan magma. Namun manifestasinya untuk setiap gunung dapat saja berbeda-beda. Gunung Ijen sudah dikenali mengeluarkan gas belerang yang sangat banyak, bahkan dapat ditambang oleh penduduk. Namun Gunung Merapi normalnya tidak mengeluarkan gas. Apabila tiba-tiba ada peningkatan jumlah gas belerang di Gunung Merapi dengan konsentrasi yang sama dengan Gunung Ijen, tentusaja status Merapi dapat saja meningkat menjadi waspada. Demikian ini disebabkan karena karakter setiap gunungapi itu berbeda-beda, manifestasi aktifitas magma dibawah permukaan akan terlihat berbeda dengan pengamatan aktifitas di permukaan.
Kawasan Dieng juga memiliki kawah aktif yang masih menunjukkan gejala-gejala vulkanisme magmatic. Manifestasi aktifitas di Dieng adalah munculnya gas-gas yang seringkali beracun. Gunung Ijen memiliki risiko karena gas-gas beracun ini, sehingga kontrol serta monitoring dan pengamatannya sangat spesifik dengan sensor-sensor gas disekitar kawah-kawah tua ini. Apabila pada status awas di Dieng, sangat mungkin bukan karena adanya erupsi letusan seperti Gunung Kelud maupun maupun Gunung Merapi. Dan ini harus dimengerti oleh penduduk sekitar gunungapi aktif.

Bukan Urutan dan Bukan Ramalan

Status gunungapi itu bukanlah sebuah urutan atau antrian untuk kemudian terjadi erupsi. Perhatikan sejak 2007 Kerinci statusnya waspada, dan tidak berubah statusnya sejak 2007. Supaya mudah dipahami, status gunungapi aktif ini mirip seperti fenomena hujan, walaupun sudah sangat mendung sekali, bisa saja tidak terjadi hujan. Demikian juga status gunungapi, walau sudah waspada tidak mesti terus menjadi awas sampai terjadi erupsi, kan ?
Status waspada ini ditandai apabila dari pengamatan ahli vulkanologi dijumpai ada aktivitas, apa pun bentuknya, dimana merupakan sebuah kenaikan aktivitas di atas level normalnya, dapat saja berupa peningkatan aktivitas seismik dan kejadian vulkanis lainnya maupun sedikit perubahan aktivitas yang diakibatkan oleh aktivitas magma, tektonik dan hidrotermal.
Dengan demikian yang penting adalah pengamatan dari aktifitas gunungapi itu, bukan ramalan apa yang bakalan terjadi kemudian. Asalkan saja gunungapi aktif itu diamati aktifitasnya maka perubahan aktifitas inilah yang harus diperhatikan.
Indonesia merupakan negara yang kaya akan gunungapi. Selain memiliki risiko bahaya ketika sedangaktif namun banyak sekali manfaat dengan adanya aktifitas gunungapi. Khususnya untuk pengurangan risiko kebencanaan, maka setiap penduduk yang bertempat tinggal disekitar gunungapi aktif ini juga harus secara aktif mengikuti berita perkembangan status gunungapi didekatnya.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merupakan instansi pemerintah yang bertanggung-jawab pada gunungapi ini. Selain bertanggungjawab dalam mengamati aktifitas gunungapi, instansi ini juga memiliki tugas untuk mengkomunikasikan status gunungapi kepada pihak-pihak yang berkepentingan khususnya masyarakat sekitar.

Sumber: Dongeng Geologi ( http://rovicky.wordpress.com/2014/02/23/dinamika-gunungapi-di-cincin-api/)

Ditemukan, Dinosaurus Terbesar di Dunia

Ilmuwan di Portugal telah mengidentifikasi apa yang diduga sebagai pemangsa terbesar yang pernah hidup di tataran Eropa.


Dinosaurus ini berada di puncak rantai makanan (Sergey Krasovskry).
Ilmuwan di Portugal telah mengidentifikasi apa yang diduga sebagai pemangsa terbesar yang pernah hidup di tataran Eropa.
Tulang-tulang fosil dari dinosaurus itu diangkat dari sebuah jurang di Praia da Vermelha di utara Lisbon.
Dikenal dengan nama Torvosaurus gurneyi, mahluk karnivora ini diperkirakan memiliki panjang 10 meter dan berat 4 hingga 5 ton.
Aspek-aspek lain tentang dinosaurus ini dideskripsikan di edisi terbaru jurnal Plos One.
Hewan ini dikategorikan sebagai theropod yaitu pemangsa daging berkaki dua yang bisa diduga sebagai jenis Tyrannosaurus rex.
Diagram ini melukiskan ukuran T.gurneyi (Mateus)
Tapi T. gurneyi hidup di masa yang lebih awal yaitu di akhir periode Jurassic, sekitar 150 juta tahun silam.
"Kita semua tahu tentang T.rex tapi Tyrannosaurus adalah hewan yang berbeda," kata Prof Octavio Mateus dari New University of Lisbon.
"Dinosaurus kami adalah Jurassic. Perbedaan usianya sangat mengejutkan yaitu 80 juta tahun. Jadi ketika T.rex berjalan di muka bumi, Torvosaurus sudah menjadi fosil," kata Mateus kepada BBC.
Para ilmuwan sudah menggali sejumlah bagian tubuh milik Torvosaurus dari formasi batu Lourinha di Portugal.
Spesimen ini memiliki telur dan embrio.

Menguak Lima Misteri Otak

Beberapa dekade terakhir, para ilmuwan mulai menguak misteri di balik organ satu ini.

Selama berabad-abad, otak merupakan organ yang menjadi misteri. Hanya berpuluh tahun terakhir, para ilmuwan mulai menguak misteri di balik organ satu ini. Kecanggihan teknologi merupakan kuncinya.

Kendati untuk mengerti bagaimana otak bekerja merupakan hal yang masih harus diteliti hingga kini, ada lima studi penting yang menguak misteri otak. Sebagai berikut paparannya.

1. Cara memulihkan otak
Ketika berpikir, bergerak, bermimpi, bahkan mencintai, bagian otak yang bekerja adalah materi abu-abu atau yang juga dikenal dengan istilah korteks besar. Namun ternyata materi putih yang disebut juga dengan ganglia dasar juga ikut berperan.

Misalnya saat terjadi demensia atau kepikunan, banyak studi menunjukkan adanya plak pada materi abu-abu, sehingga pengobatan fokus pada daerah tersebut. Namun menurut Atticus Hainsworth, materi putih dan asupan darah pada otak juga sama pentingnya.

Warna putih pada bagian tersebut sebenarnya hasil dari lemak di sekitar akson yang merupakan perpanjangan tubuh sel saraf untuk membantu komunikasi antarsel. Materi putih pada otak berpotensi memicu kebocoran pembuluh darah sehingga berperan dalam meningkatkan risiko demensia.

Hal inilah yang membuat para peneliti perlu menemukan cara penyembuhan otak yang lebih baik, dengan mempertimbangan materi abu-abu dan materi putih pada otak.

2. Cara membuat otak jenius
Selama bertahun-tahun, kafein digunakan untuk meningkatkan rasa awas, namun obat pun bisa melakukannya. Ilmuwan saraf dari Cambridge University Barbara Sahakian mengatakan, meskipun penggunakan jangka panjang obat belum dapat dipastikan aman, namun ada obat tertentu yang dapat meningkatkan kemampuan otak.

"Sehingga obat cocok digunakan bagi mereka yang pekerjaannya membutuhkan konsentrasi tinggi seperti dokter bedah atau pilot," ujarnya.

Obat tersebut dapat meningkatkan produksi dopamin dan noradrenalin pada otak yang meningkatkan rasa awas dan kemampuan kognitif. Manfaatnya pun bisa dirasakan pada siswa-siswa yang hendak menghadapi ujian.

3. Memanfaatkan alam bawah sadar
Konsentrasi mungkin diperlukan untuk menyelesaikan tugas, namun alam bawah sadar mungkin juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan diri. Memainkan satu bagian musik yang paling rumit sekalipun dengan berulang-ulang dapat membantu orang untuk dapat melakukannya dengan lebih mudah.

Spesialis sel Tania Lisboa yang juga peneliti di Centre for Performance Science, London's Royal College of Music mengatakan, cara tersebut dapat memindahkan sesuatu dari alam sadar ke alam bawah sadar otak. Setelah berlatih berkali-kali, otak seorang musisi menyimpan memori tersebut pada bagian belakang otak yang disebut serebelum atau otak kecil.

4. Mimpi
Saat ini sudah 60 tahun lalu sejak para peneliti asal Chicago menemukan rapid eye movement (REM) yang kini dikaitkan dengan aktivitas bermimpi. Sebelumnya, bermimpi dipercaya adalah saat jiwa keluar dari tubuh dan kembali lagi saat menjelang waktu terbangun.

Fase tidur REM yang terjadi setiap 90 menit dimulai saat sinyal yang dikirimkan dasar otak mencapai korteks seberal, lapisan luar otak yang bertanggung jawab pada aktivitas belajar dan berpikir. Menurut Profesor Robert Stickgold dari Beth Israel Deaconess Medical Center for Sleep and Cognition di Boston, bermimpi merupakan aktivitas yang vital dalam proses pembentukan memori.

5. Mengobati sakit
Penyakit kronik merupakan permasalahan medis yang paling sulit untuk dipecahkan. Namun sebenarnya tanpa bantuan dari obat-obat pereda rasa sakit, para ahli bedah dapat menggunakan stimulasi otak untuk memberikan efek dari obat pada pasien. Teknik tersebut melibatkan elektroda yang dimasukan ke dalam otak.

Area sasaran distimulasi dengan elektroda yang terhubung dengan alat pacu bertenaga baterei. Melalui operasi bedah pula, alat tersebut diletakan pada bawah tulang leher pasien.

Pelopor teknik tersebut Prof Tipu Aziz dari John Radcliffe Hospital di Oxford mengatakan, stimulasi otak dalam telah digunakan untuk mengobati penyakit Parkinson dan depresi. Kini, metode tersebut juga dikembangkan untuk penyakit kronis.
(Unoviana Kartika, Kompas.com)

BIOSFER

Biosfer adalah bagian luar dari planet Bumi, mencakup udaradaratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung. Dalam pengertian luas menurut geofisiologi, biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air), dan atmosfer(udara) Bumi. Bumi hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang mendukung kehidupan. Biosfer dianggap telah berlangsung selama sekitar 3,5 miliar tahun dari 4,5 miliar tahun usia Bumi.
Faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna
·         Kondisi geologi
Bumi kita ini menurut beberapa teori dahulu terdiri atas satu benua besar dan satu samudra, namun karena adanya gaya endogen yang sangat kuat maka benua yang besar itu menjadi terpisah. Pecahan benua ini yang sering disebut sebagai puzzle raksasa. Apabila diperhatikan peta dunia maka Benua Afrika dan Amerika Selatan dapat digabungkan menjadi satu sesuai dengan pola garis pantainya. Keanekaragaman flora dan fauna di permukaan bumi ini diperkirakan sesuai dengan perkembangan bumi dalam membentuk benua (kontinen) menurut Teori ”Apungan” dan ”Pergeseran Benua” yang disampaikan oleh Alfred Wegener (1880-1930).
·         Iklim
Suhu dan kelembapan udara berpengaruh terhadap proses perkembangan fisik flora dan fauna, sedangkan sinar matahari sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk fotosintesis dan metabolisme tubuh bagi beberapa jenis hewan. Angin sangat berperan dalam proses penyerbukan atau bahkan menerbangkan beberapa biji-bijian sehingga berpengaruh langsung terhadap persebaran flora. Kondisi iklim yang berbeda menyebabkan flora dan faunaberbeda pula. Di daerah tropis sangat kaya akan keanekaragamanflora dan fauna, karena pada daerah ini cukup mendapatkan sinar matahari dan hujan, keadaan ini berbeda dengan di daerah gurun. Daerah gurun beriklim kering dan panas, curah hujan sangat sedikit menyebabkan daerah ini sangat minim jenis flora dan faunanya. Flora dan fauna yang hidup di daerah gurun mempunyai daya adaptasi yang khusus agar mampu hidup di daerah tersebut.
·         Ketinggian tempat
Ahli klimatologi dari Jerman yang bernama Junghuhn membagi habitat beberapa tanaman di Indonesia berdasarkan suhu, sehingga didapatkan empat penggolongan iklim sebagai berikut.
 Wilayah berudara panas (0 – 600 m dpal).
Suhu wilayah ini antara 23,3 °C – 22 °C, Tanaman yang cocok ditanam di wilayah ini adalah tebukelapakaretpadilada, dan buah-buahan.
2.      Wilayah berudara sedang (600 – 1.500 m dpal)
Suhu wilayah ini antara 22 °C – 17,1 °C. Tanaman yang cocok ditanam pada wilayah ini adalah kapaskopicokelatkinateh, dan macam-macam sayuran, seperti kentangtomat, dan kol.
3.      Wilayah berudara sejuk (1.500 – 2.500 m dpal)
Suhu wilayah ini antara 17,1 °C – 11,1 °C. Tanaman yang cocok ditanam pada wilayah ini antara lain sayuran, kopi, teh, dan aneka jenis hutan tanaman industri.
4.      Wilayah berudara dingin (lebih 2.500 m dpal)
Wilayah ini dijumpai tanaman yang berjenis pendek. Contohnya, edelweis.
·         Faktor biotik.
Pohon beringin merupakan salah satu tanaman yang disukai burung. Burung-burung tersebut memakan biji beringin yang telah matang, lalu burung tersebut tanpa sadar ternyata telah menyebarkan tanaman beringin melalui biji yang masuk ke dalam tubuh burung lalu keluar bersama kotorannya. Pencernaan burung ternyata tidak mampu memecah kulit keras biji-biji tertentu sehingga biji tersebut keluar bersama kotoran. Biji yang keluar bersama kotoran tersebut apabila berada di habitat yang cocok akan tumbuh menjadi tanaman baru.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Biosfer

LITOSFER

Litosfer adalah kulit terluar dari planet berbatu. Litosfer berasal dari kata Yunani, lithos (λίθος) yang berarti berbatu, dan sphere (σφαῖρα) yang berarti padat. Litosfer berasal dari kata lithos artinya batuan, dan sphere artinya lapisan. Secara harfiah litosfer adalah lapisan Bumi yang paling luar atau biasa disebut dengan kulit Bumi. Pada lapisan ini pada umumnya terjadi dari senyawa kimia yang kaya akan Si02, itulah sebabnya lapisan litosfer sering dinamakan lapisan silikat dan memiliki ketebalan rata-rata 30 km yang terdiri atas dua bagian, yaitu Litosfer atas (merupakan daratan dengan kira-kira 35% atau 1/3 bagian) dan Litosfer bawah (merupakan lautan dengan kira-kira 65% atau 2/3 bagian).
Litosfer Bumi meliputi kerak dan bagian teratas dari mantel Bumi yang mengakibatkan kerasnya lapisan terluar dari planet Bumi. Litosfer ditopang oleh astenosfer, yang merupakan bagian yang lebih lemah, lebih panas, dan lebih dalam dari mantel. Batas antara litosfer dan astenosfer dibedakan dalam hal responnya terhadap tegangan: litosfer tetap padat dalam jangka waktu geologis yang relatif lama dan berubah secara elastis karena retakan-retakan, sednagkan astenosfer berubah seperti cairan kental.
Litosfer terpecah menjadi beberapa lempeng tektonik yang mengakibatkan terjadinya gerak benua akibat konveksi yang terjadi dalam astenosfer.
Konsep litosfer sebagai lapisan terkuat dari lapisan terluar Bumi dikembangkan oleh Barrel pada tahun 1914, yang menulis serangkaian paper untuk mendukung konsep itu. konsep yang berdasarkan pada keberadaan anomali gravitasi yang signifikan di atas kerak benua, yang lalu ia memperkirakan keberadaan lapisan kuat (yang ia sebut litosfer) di atas lapisan lemah yang dapat mengalir secara konveksi (yang ia sebut astenosfer). Ide ini lalu dikembangkan oleh Daly pada tahun 1940, dan telah diterima secara luas oleh ahli geologi dan geofisika. Meski teori tentang litosfer dan astenosfer berkembang sebelum teori lempeng tektonik dikembangkan pada tahun 1960, konsep mengenai keberadaan lapisan kuat (litosfer) dan lapisan lemah (astenosfer) tetap menjadi bagian penting dari teori tersebut.
Terdapat dua tipe litosfer
·         Litosfer samudra, yang berhubungan dengan kerak samudra dan berada di dasar samdura
·         Litosfer benua, yang berhubungan dengan kerak benua
Litosfer samudra memiliki ketebalan 50-100 km, sementara litosfer benua memiliki kedalaman 40-200 km. Kerak benua dibedakan dengan lapisan mantel atas karena keberadaan lapisan Mohorovicic
Material Pembentuk Litosfer
Litosfer tersusun atas tiga macam material utama dengan bahan dasar pembentukannya adalah Magma dengan berbagai proses yang berbeda-beda. Berikut merupakan material batuan penyusun litosfer,
Batuan Beku (Igneous Rock)
Batuan beku adalah batuan yang terbentuk dari magma pijar yang membeku menjadi padat, dengan sekitar 80% material batuan yang menyusun batuan kerak Bumi adalah batuan beku. Berdasarkan tempat terbentuknya magma beku. batuan beku dibagi menjadi tiga macam,
- Batuan Beku Dalam (Plutonik/Abisik)
Batuan beku dalam terjadi dari pembekuan magma yang berlangsung perlahan-lahan ketika masih berada jauh di dalam kulit Bumi. Contoh batuan beku dalam adalah granitdiorit, dan gabbro.
- Batuan Beku Gang/Korok (hypabisal)
Batuan beku korok terjadi dari magma yang membeku di lorong antara dapur magma dan permukaan Bumi. Magma yang meresap di antara lapisan-lapisan litosfer mengalami proses pembekuan yang berlangsung lebih cepat, sehingga kristal mineral yang terbentuk tidak semua besar. Campuran kristal mineral yang besarnya tidak sama merupakan ciri batuan beku korok.
- Batuan Beku Luar(vulkanik)
Batuan beku luar terjadi dari magma yang keluar dari dapur magma membeku di permukaan Bumi (seperti magma hasil letusan gunung berapi). Contoh batuan beku luar adalah : basaltdiorit,andesitobsidinscoria, batuan apung (pumice).
Batuan Sedimen (Sedimentary Rock)
Batuan Sedimen merupakan batuan mineral yang telah terbentuk dipermukaan Bumi yang mengalami pelapukan. Bagian - bagian yang lepas dari hasil pelapukan tersebut terlepas dan ditansportasikan oleh aliran air, angin, maupun oleh gletser yang kemudian terendapkan atau tersedimentasi dan terjadilah proses diagenesis yang menyebabkan endapan tersebut mengeras dan menjadi bantuan sedimen. Batuan Sedimen berdasar proses pembentukannya terdiri atas,
1.     Batuan Sedimen Klastik
2.     Batuan Sedimen Kimiawi
3.     Batuan Sedimen Organik
Berdasar tenaga yang mengangkutnya Batuan Sedimen terdiri atas,
1.     Batuan Sedimen Aeris atau Aeolis
2.     Batuan Sedimen Glasial
3.     Batuan Sedimen Aquatis
4.     Batuan Sedimen Marine
Batuan Malihan (Metamorf)
Batuan Malihan terbentuk karena terjadinya penambahan suhu atau penambahan tekanan yang tinggi dan terjadi secara bersamaan pada batuan sedimen.
Struktur Lapisan Kerak Bumi
Di dalam litosfer terdapat lebih dari 2000 mineral dan hanya 20 mineral yang terdapat dalam batuan. Mineral pembentuk batuan yang penting, yaitu Kuarsa (Si02), Feldspar, Piroksen, Mika Putih (K-Al-Silikat), Biotit atau Mika Cokelat (K-Fe-Al-Silikat), Amphibol, Khlorit, Kalsit (CaC03), Dolomit (CaMgCOT3), Olivin (Mg, Fe), Bijih Besi Hematit (Fe2O3), Magnetik (Fe3O2), dan Limonit (Fe3OH2O). Selain itu, litosfer juga terdiri atas dua bagian, yaitu lapisan Sial dan lapisan Sima. Lapisan Sial yaitu lapisan kulit Bumi yang tersusun atas logam silisium dan alumunium, senyawanya dalam bentuk SiO2 dan Al2O3. Pada lapisan sial (silisium dan alumunium) ini antara lain terdapat batuan sedimen, granit, andesit, jenis-jenis batuan metamorf, dan batuan lain yang terdapat di daratan benua. Lapisan Sima (silisium magnesium) yaitu lapisan kulit Bumi yang tersusun oleh logam silisium dan magnesium dalam bentuk senyawa SiO2 dan MgO lapisan ini mempunyai berat jenis yang lebih besar daripada lapisan sial karena mengandung besi dan magnesium yaitu mineral ferro magnesium dan batuan basalt. Batuan pembentuk kulit Bumi selalu mengalami siklus atau daur, yaitu batuan mengalami perubahan wujud dari magma, batuan beku, batuan sedimen, batuan malihan, dan kembali lagi menjadi magma.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Litosfer

ANTROPOSFER

Antroposfer adalah lingkungan bagian permukaan bumi yang dihuni oleh manusia. contoh antroposfer berupa wilayah perkotaan, pedesaan, lokasi pemukiman dan sebagainya. Antroposfer berasal dari bahasa latin, yaitu antropos yang berarti mausia dan spaira yang artinya lingkungan. Jadi, antroposfer merupakan bagian dari geosfer yang merupakan tempat hidup manusia.

Komposisi Penduduk
Komposisi penduduk adalah pengelompokkan penduduk yang didasarkan pada usia, jenis kelamin, agama, pendidikan, mata pencarian, dan suku bangsa.

Komposisi penduduk menurut usia dan jenis kelamin
Komposisi penduduk menurut usia dan jenis kelamin sangat penting untuk mengetahui hal-hal berikut:
1. Jumlah penduduk
2. Jumlah angkatan kerja
3. Angka ketergantungan
4. Peramalan penduduk dimasa mendatang
5. Jumlah penduduk wanita dalam masa subur.

Komposisi penduduk menurut usia dapat  dikelompokkan menjadi :
1. penduduk usia belum produktif        : 0 - 14   tahun
2. penduduk usia produktif                  : 15 - 64 tahun
3. penduduk tidak produktif                : lebih dari 64 tahun

Komposisi penduduk menurut usia suatu negara/ wilayah berpengaruh terhadap struktur penduduk. struktur penduduk adalah:
1. Struktur penduduk muda, adalah susunan penduduk suatu negara yang sebagian besar terdiri dari penduduk usia muda. karena disebabkan oleh tingkat kelahiran lebih tinggi daripada tingkat kematian.
2. Struktur penduduk dewasa,  adalah struktur penduduk suatu negara yang sebagian besar usia dewasa. karena dipengaruhi oleh tingkat kelahiran  dan tingkat kematian yang rendah.
3. Struktur penduduk tua, adalah susunan penduduk yang sebagian besar penduduk usia tua. karena dipengaruhi tingkat kelahiran yang rendah, sedangkan tingkat kematiannya tinggi.

Komposisi penduduk menurut usia biasanya digambarkan dalam betuk grafik yang dinamakan  piramida penduduk. piramida penduduk artinya grafik susunan penduduk menurut umur dan jenis kelamin pada waktu tertentu.

manfaat piramida penduduk :
1.      untuk mengetahui jumlah penduduk pria dan wanita
2.      untuk mengetahui pertumbuhan penduduk suatu wilayah atau negara.
3.      untuk mengetahui jumlah penduduk usia sekolah
4.      untuk mengetahui golongan penduduk prosuktif dan tidak prosuktif.

cara membaca piramida penduduk:

  1. garis vertikal, merupakan kelompok usia.
  2. garis horizontal, menyajikan jumlah penduduk pria (kiri) dan wanita (kanan).
macam-macam piramida penduduk:
1.      Piramida kerucut (piramida penduduk muda), menggambarkan keadaan penduduk yang sedang tumbuh atau terus meningkat. jumlah kelahiran lebih besar daripada kematian. seperti Indonesia, India, Brazilia, Meksiko.
2.      Piramida granat (piramida stasioner), menggambarkan keadaan penduduk tetap. artinya jumlah penduduk tidak mengalami pertambahan  yang signifikan, jumlah kelahiran dan kematian seimbang.
3.      Piramida bentuk batu nisan (piramida penduduk tua), menggambarkan jumlah penduduk yang semakin berkurang, yaitu angka kematian lebih besar daripada angka kelahiran.

Komposisi penduduk menurut mata pencarian:
dari komposisi ini dapat diketahui tipe pendduk pada suatu negara apakah termasuk masyarakat tradisional (berkembang) atau industri (modern).
1. jika sektor agraris masih mendominasi mata pencarian penduduk suatu wilayah, maka masyarakat tersebut dikategorikan kedalam masyarakat trasisional.
2. jika sektor industri sudah mendominasi sektor pertanian, maka dikategorikan masyarkat industri.


Komposisi penduduk menurut jenis kelamin:
komposisi penduduk menurut jenis kelamin sangat penting untuk mengetahui jumlah penduduk wanita dalam masa subur, sehingga dapat diramalkan jumlah bayi yang akan lahir di tahun-tahun mendatang dan sekaligus mencari upaya untuk menekan angka kelahiran bayi sedini mungkin.



DINAMIKA PENDUDUK 

Dinamika penduduk adalah Perubahan keadaan jumlah penduduk. Faktor kelahiran (natalitas), kematian (mortalitas) dan migrasi (perpindahan penduduk) menyababkan jumlah penduduk pada suatu negara selalu mengalami perubahan. Dinamika atau perubahan penduduk cenderung kepada perkembangan jumlah penduduk suatu daerah atau Negara. Jumlah penduduk suatu negara dapat diketahui melalui sensus, registrasi dan survei penduduk. Sensus pertama dilaksanakan pada tahun 1930 oleh pemerintah Hindia Belanda. Sedangkan sensus yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia di mulai pada tahun 1961, 1971, 1980, 1990,2000 dan yang terakhir 2010. 

A. KELAHIRAN (NATALITAS)

Penunjang Kelahiran (Pro Natalitas) antara lain :
1.      Kawin usia muda
2.      Pandangan “banyak anak banyak rezeki”
3.      Anak menjadi harapan bagi orang tua sebagai pencari nafkah
4.      Anak merupakan penentu status social
5.      Anak merupakan penerus keturunan terutama anak laki-laki.
Penghambat Kelahiran (Anti Natalitas) antara lain :
1.      Pelaksanan Program Keluarga Berencana (KB)
2.      Penundaan usia perkawinan dengan alasan menyelesaikan pendidikan
3.      Semakin banyak wanita karir.

Penggolongan angka kelahiran kasar (CBR) :
1.      angka kelahiran rendah apabila kurang dari 30 per 1000 penduduk
2.      angka kelahiran sedang, apabila antara 30 – 40 per 1000 penduduk
3.      angka kelahiran tinggi, apabila lebih dari 40 per 1000 penduduk


B. KEMATIAN (MORTALITAS)

Penunjang Kematian (Pro Mortalitas) antara lain :
1.      Rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan
2.      Fasilitas kesehatan yang belum memadai
3.      Keadaan gizi penduduk yang rendah
4.      Terjadinya bencana alam seperti gunung meletus, gempa bumi, banjir
5.      Peparangan, wabah penyakit, pembunuhan
Penghambat Kematian (Anti Mortalitas) antara lain :
1.      Meningkatnya kesadaran penduduk akan pentingnya kesehatan
2.      Fasilitas kesehatan yang memadai
3.      Meningkatnya keadaan gizi penduduk
4.      Memperbanyak tenaga medis seperti dokter, dan bidan
Penggolongan angka kematian kasar :
1.      angka kematian rendah apabila kurang dari 10 per 1000 penduduk
2.      angka kematian sedang, apabila antara 10 – 20 per 1000 penduduk
3.      angka kematian tinggi, apabila lebih dari 20 per 1000 penduduk


C. MIGRASI PENDUDUK

Migrasi merupakan bagian dari mobilitas penduduk. Mobilitas penduduk adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain. Mobilitas penduduk ada yang bersifat nonpermanen (sementara) misalnya turisme baik nasional maupun internasional, dan ada pula mobilitas penduduk permanen (menetap). Mobilitas penduduk permanen disebut migrasi. Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain dengan melewati batas negara atau batas administrasi dengan tujuan untuk menetap. 
Sumber: http://novigeografi.blogspot.com/2011/07/materi-geografi-kelas-xi-fenomena_03.html